grafik barber johnson

Grafik Barber Johnson

Tulisan ini secara sederhana sudah lama saya sajikan di http://www.facebook.com/medicalrecord

Dalam statistik rumah sakit dikenal 4 indikator utama yang umum dikenal seperti :

BOR   = Bed Occupancy Rate

LOS    = Average Lenght Of Stay

BTO    = Bed Turn Over

TOI      = Turn Over Interval

Keempat indikator tersebut dapat disajikan dalam satu grafik yang dikenal dengan nama Grafik Barber-Johnson.

Grafik Barber-Johnson secara visual dapat menyajikan dengan jelas tingkat efisiensi pengelolaan RS dan perkembangannya dari waktu ke waktu, sementara efisiensi dapat dilihat dari sudut mutu pelayanan medis dan dari sudut ekonomi (pendayagunaan sarana)

Grafik Barber-Johnson terdiri dari garis datarnya garis TOI, garis tegaknya LOS, Garis BOR yang ditarik dari titik (0,0), garis BTO yang sejajar dan daerah yang efisien dibatasi TOI = 1 dan TOI = 3 serta garis BOR 75%.

grafik barber johnson

Pada gambar diatas terlihat ada garis BOR 50%, 70%, 80% dan 90% serta garis BTO 30, 20, 15 dan 12,5. Garis tersebut digunakan sebagai garis awal dan bisa ditambah atau dirubah nilainya sesuaikan dengan kondisi masing-masing RS.

BOR adalah persentase pemakaian TT (Tempat Tidur) Rumah Sakit (%), dimana Hari Perawatan adalah jumlah TT yang terpakai setiap harinya dalam 1 Tahun, sedangkan 365 adalah jumlah hari dalam 1 Tahun dan jumlah TT adalah jumlah Tempat Tidur yang tersedia untuk Rawat Inap di Rumah Sakit.

LOS adalah rata-rata lama dirawat seorang pasien (hari), dimana Pasien Keluar adalah jumlah seluruh pasien pulang dari RS.

Catatan : dalam sistem statistik yang lain ada yang menggunakan Lama Rawatan bukan Hari Perawatan dalam menghitung LOS, tapi disini saya tegaskan Grafik Barber-Johnson tidak ada menggunakan Lama Dirawat.

BTO adalah jumlah pemakaian TT dalam 1 Tahun (kali).

TOI adalah rata-rata hari dimana TT tidak terisi (hari).

Menggambar Grafik Barber Johnson secara mudah

Langkah 1

Menggambar  Garis TOI dan LOS

Gambar garis datar untuk TOI dan garis tegak untuk LOS

garis toi los

Menggambar Garis BOR 50%, 70%, 80% dan 90%

BOR 50%

rumus bor 50

Pada BOR 50%, Hari Perawatan = 50 dan (Jumlah TT x 365) = 100

rumus los pada bor 50

Pada Garis 50% didapat persamaan garisnya LOS = TOI

Jika LOS = 5, maka TOI = 5, selanjutnya tarik garis lurus dari sumbu (0,0) yang memotong titik LOS dan TOI tersebut.

BOR 70%

rumus bor 70

Pada BOR 70%, Hari Perawatan = 70 dan (Jumlah TT x 365) = 100

rumus los pada bor 70

rumus los pada bor 70-2

rumus toi pada bor 70

rumus toi pada bor 70-2

rumus los dan toi pada bot 70

Pada Garis 70% didapat persamaan garisnya 3 LOS = 7 TOI

Jika LOS = 7, maka TOI = 3, selanjutnya tarik garis lurus dari sumbu (0,0) yang memotong titik LOS dan TOI tersebut.

BOR 80%

rumus bor 80

Pada BOR 80%, Hari Perawatan = 80 dan (Jumlah TT x 365) = 100

rumus los pada bor 80

rumus los pada bor 80-2

rumus toi pada bor 80

rumus toi pada bor 80-2

rumus los dan toi pada bor 80

Pada Garis 80% didapat persamaan garisnya LOS = 4 TOI

Jika LOS = 8, maka TOI = 2, selanjutnya tarik garis lurus dari sumbu (0,0) yang memotong titik LOS dan TOI tersebut.

BOR 90%

rumus bor 90

Pada BOR 90%, Hari Perawatan = 90 dan (Jumlah TT x 365) = 100

rumus los pada bor 90

rumus los pada bor 90-2

rumus toi pada bor 90

rumus toi pada bor 90-2

Pada Garis 90% didapat persamaan garisnya LOS = 9 TOI

Jika LOS = 9, maka TOI = 1, selanjutnya tarik garis lurus dari sumbu (0,0) yang memotong titik LOS dan TOI tersebut.

garis bor

Langkah 3

Menggambar garis BTO 30, 20, 15 dan 12,5

Pertama kita pecahkan rumus TOI

toi1

toi1a

toi1b

Sementara Rumus BTO adalah

Rumus BTO

BTO = 30, dapat kita terjemahkan dengan Pasien Keluar = 30 dan Jumlah TT = 1

bto30

Pada garis BTO = 30, didapat persamaan garis TOI + LOS = 12 1/6

Jika TOI = 12 1/6 maka LOS = 0 dan jika LOS = 12 1/6 maka TOI = 0

Kemudian tariklah garis yang menghubungkan kedua titik tersebut

BTO = 20, dapat kita terjemahkan dengan Pasien Keluar = 20 dan Jumlah TT = 1

bto20

Pada garis BTO = 20, didapat persamaan garis TOI + LOS = 18 ¼

Jika TOI = 18 ¼ maka LOS = 0 dan jika LOS = 18 ¼ maka TOI = 0

Kemudian tariklah garis yang menghubungkan kedua titik tersebut

BTO = 15, dapat kita terjemahkan dengan Pasien Keluar = 15 dan Jumlah TT = 1

bto15

Pada garis BTO = 15, didapat persamaan garis TOI + LOS = 24 1/3

Jika TOI = 24 1/3 maka LOS = 0 dan jika LOS = 24 1/3 maka TOI = 0

Kemudian tariklah garis yang menghubungkan kedua titik tersebut

BTO = 12,5 dapat kita terjemahkan dengan Pasien Keluar = 12,5 dan Jumlah TT = 1

bto12,5

Pada garis BTO = 12,5 ; didapat persamaan garis TOI + LOS = 29 1/5

Jika TOI = 29 1/5 maka LOS = 0 dan jika LOS = 29 1/5 maka TOI = 0

Kemudian tariklah garis yang menghubungkan kedua titik tersebut.

grsbto

Langkah 4





Menggambar daerah yang efisien.

Daerah yang efisien dibatasi garis TOI = 1 dan TOI = 3 serta garis BOR 75%

grafik barber johnson

Selesailah sudah gambar dasar dari Grafik Barber Johnson. Selanjutnya kita tinggal meletakkan posisi RS cukup dengan nilai TOI dan LOS.

Pada gambar dibawah adalah posisi LOS = 12 dan TOI = 3 dengan BOR = 80%. Titik tersebut berada dalam daerah yang efisien.

contoh

Tapi keadaan tersebut walaupun efisien menurut Grafik Barber Johnson, masih menyisakan tanda tanya dimana Lenght Of Stay masih terlalu tinggi yaitu 12 hari.

3 komentar pada “Grafik Barber Johnson”

  1. It had been some time since I visited website with such high quality information. Thansk rather a lot for the useful information

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *