Debat Klaim BPJS Kesehatan

Dalam Era JKN, BPJS Kesehatan adalah primadonanya, tetapi dalam sistem klaimnya terjadi cara pandang yang berbeda antara pihak Rumah Sakit dan Verifikator BPJS Kesehatan. Mulai dari pengurangan diagnosa, merubah urutan diagnosa, rawat inap diklaim rawat jalan sampai 2 atau 3 kunjungan rawat inap dianggap 1 episode rawatan bahkan akibat perilaku pasien yang  dirugikan rumah sakit.

Beberapa kasus dalam hal pengajuan klaim  BPJS Kesehatan:

Pasien laki-laki dewasa masuk rawat inap dengan keluhan mual, muntah dan demam dan dirawat dengan diagnosa gangguan fungsi hati, setelah dirawat beberapa hari pasien dinyatakan sembuh. Lima hari kemudian pasien masuk lagi dengan keluhan yang sama. Pihak  BPJS menyatakan 1 rawatan. Padahal rumah sakit menyatakan sembuh pada kunjungan pertama dan bisa jadi karena kebiasaan pasien atau perilaku pasien sehingga mengalami kasus yang sama.

Tingkat kemampuan dokter dalam pengelolaan penyakit

Tingkat kemampuan dokter dalam pengelolaan penyakit di dalam SKDI dikelompokan menjadi 4 tingkatan, yakni :

Tingkat Kemampuan 1

Mengenali dan menjelaskan

Lulusan dokter mampu mengenali dan menjelaskan gambaran klinik penyakit, dan mengetahui cara yang paling tepat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyakit tersebut, selanjutnya menentukan rujukan yang paling tepat bagi pasien. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti sesudah kembali dari rujukan

Tingkat Kemampuan 2

Mendiagnosis dan merujuk

Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik terhadap penyakit tersebut dan menentukan rujukan yang paling tepat bagi penanganan pasien selanjutnya. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti sesudah kembali dari rujukan. Lanjutkan membaca Tingkat kemampuan dokter dalam pengelolaan penyakit

Analisis Grafik Barber Johnson

Sekali lagi saya tekankan disini bahwa Grafik Barber Johnson adalah hanya salah satu dari sekian banyak indikator untuk menilai suatu Rumah Sakit. Pada tulisan sebelumnya (Grafik Barber Johnson) sudah dijelaskan bahwa grafik ini hanya menggunakan empat komponen, yaitu BOR, LOS, TOI dan BTO, sehingga tidak menggambarkan banyak hal seperti Banyak Pasien Masuk/Keluar, Pasien Pulang Atas Permintaan, Pasien Meninggal, Jumlah Tempat Tidur dan sebagainya. Lanjutkan membaca Analisis Grafik Barber Johnson

icd 10 kategori khusus

Dalam aturan icd 10 ada beberapa kategori khusus yang harus dipahami, agar kita bisa lebih memahaminya. Kategori khusus ini dapat juga digunakan untuk kendali mutu jika kita menggunakan program komputer untuk icd 10. Kelompok kategori diberikan sebagai dasar untuk pengecekan konsistensi internal, dikelompokkan menurut karakteristik khusus dan menyatukannya. Lanjutkan membaca icd 10 kategori khusus

Informasi seputar rekam medis, rumah sakit dan kesehatan